Waktu bulan pekat di tengah langit
dalam kelam kulihat bayang sendiri
tanpa suara dan segalanya
kecuali doa.
Tuhanku Yang Maha Pengasih,
andaikata malam kabut begini
memberi pengertian untukku
seorang pencari cintamu
maka, ku tadahkan setulus harapan
dari kamar sempit ini
dari jendela kaca yang kaku.
Tuhanku Yang Maha Pengasih,
berikanlah aku berberapa harapan lagi
untuk esok yang pasti tiba
demi segala kekuatan dan keunggulan-MU
aku merasa kecil.
Dan katakanlah mati memberi pengertian
buat seorang yang bernama manusia
maka, ku pinta kepada-MU
suatu penangguhan.
Tuhanku Yang Maha Pengasih,
demi kebesaran-MU
aku tetap memohon
mentari masih bersinar esok dan esoknya.
Malam yang dikaburi kabut
dan bulan bersabit
aku meyakini sesuatu,
biarlah embun kasar yang tidak turun
membasahi sedikit ketenangan.
(dSsEPT79)
Jumpa Dak Nada Dekat Alamanda Putrajaya
-
*Jumpa Dak Nada Dekat Alamanda Putrajaya | *Dah berkurun tak jumpa budak
ni. Last jumpa masa kenduri dak Ibah pergi haji dekat Muar. Lepas tu dah
lama gi...
4 days ago






1 ulasan:
alhamdullilah....
Post a Comment